Serba Serbi Kehidupan
Kami tidak sedang menggiring, hanya menemani.
Channel ini hadir sebagai ruang sunyi, tempat manusia belajar mendengar dirinya sendiri.
Tentang hidup yang kadang lelah, iman yang diuji, dan harapan yang tetap dijaga.
Mari belajar bersama, mari Bahagia!!
Kunjungi TikTok Cah Angon
tiktok.com/@miftah_fm11
Cah Angon
Ramadhan bukan sekadar datangnya bulan suci, tapi hadirnya kesempatan untuk pulang, pulang kepada Allah, pulang kepada diri sendiri, dan pulang kepada hati yang telah lama lelah oleh hiruk-pikuk dunia. Dalam perjalanan hidup, sering kali manusia berjalan terlalu jauh: sibuk mengejar, sibuk membandingkan, sibuk memuaskan keinginan, hingga lupa arah sebenarnya.
Ramadhan datang seperti panggilan lembut yang mengingatkan bahwa sejauh apa pun kita tersesat, selalu ada jalan untuk kembali.
Di bulan ini, kita diajak untuk berhenti sejenak dari kebisingan hidup. Lapar dan dahaga bukan sekadar ujian fisik, tetapi cara Allah menenangkan jiwa, menundukkan ego, dan membersihkan batin. Saat kita menahan diri, sesungguhnya kita sedang belajar mengenali siapa diri kita yang sebenarnya—bukan diri yang dipenuhi ambisi, melainkan diri yang rindu akan kedamaian.
Ramadhan juga mengajarkan bahwa pulang bukan hanya soal ibadah yang lebih banyak, tetapi tentang hati yang lebih lembut, sikap yang lebih sabar, dan kepedulian yang lebih luas. Ia adalah momentum untuk memperbaiki hubungan: dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan diri sendiri yang selama ini sering kita abaikan.
Maka, ketika Ramadhan datang, jangan hanya menyambutnya dengan persiapan lahiriah. Sambutlah ia dengan kesadaran: bahwa ini adalah kesempatan berharga untuk kembali menjadi manusia yang lebih jernih, lebih tenang, dan lebih dekat dengan cahaya Ilahi.
🌙 Cah Angon
2 days ago | [YT] | 8
View 10 replies