🌙Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan: Memahami Metode Rukyat Lokal, Rukyat Global, dan Hisab Falakiyah Muhammadiyah ::.. Masuknya bulan Ramadhan dan berakhirnya bulan suci ini bukan sekadar pergantian tanggal, tetapi merupakan penetapan ibadah besar yang menyangkut seluruh umat Islam. Sejak zaman Rasulullah ﷺ, umat Islam diajarkan untuk memperhatikan tanda-tanda alam dalam menentukan awal puasa dan hari raya. Dalam perkembangannya, para ulama menggunakan beberapa metode yang semuanya memiliki dasar syariat dan kajian ilmiah. Di antaranya adalah rukyat lokal, rukyat global, dan hisab falakiyah seperti yang digunakan Muhammadiyah.
🌙1. Metode Rukyat Lokal Rukyat lokal adalah metode penentuan awal bulan hijriyah dengan melihat hilal (bulan sabit pertama) di wilayah masing-masing negara atau daerah.
Metode ini berdasarkan sabda Rasulullah ﷺ: “Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam metode ini, jika hilal terlihat di suatu wilayah negara, maka seluruh wilayah negara tersebut mengikuti hasil rukyat tersebut. Namun jika hilal belum terlihat, maka bulan Sya’ban disempurnakan menjadi 30 hari.
Kelebihan metode ini: Sesuai dengan praktik yang banyak digunakan oleh pemerintah negara-negara Muslim Mempertimbangkan kondisi geografis lokal Menggabungkan rukyat dengan bantuan ilmu astronomi modern
Metode ini digunakan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama.
🌙2. Metode Rukyat Global Rukyat global adalah metode yang menetapkan awal Ramadhan berdasarkan terlihatnya hilal di mana saja di dunia oleh umat Islam yang terpercaya
Artinya, jika hilal sudah terlihat di satu negara Muslim, maka seluruh umat Islam di dunia dapat mengikuti hasil tersebut.
Dasarnya adalah keumuman hadits Rasulullah ﷺ yang memerintahkan berpuasa ketika hilal terlihat, tanpa membatasi wilayah tertentu.
Kelebihan metode ini: Menyatukan umat Islam secara global Menekankan persatuan umat tanpa batas geografis.
Banyak digunakan oleh sebagian ulama dan kelompok Islam internasional.
Namun, metode ini juga menghadapi tantangan karena perbedaan waktu dan posisi geografis bumi.
🌙3. Metode Hisab Falakiyah Muhammadiyah Muhammadiyah menggunakan metode hisab falakiyah, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara ilmiah.
Muhammadiyah menggunakan kriteria yang disebut: Wujudul Hilal Artinya, awal bulan ditetapkan jika memenuhi tiga syarat:
👌.Telah terjadi ijtimak (konjungsi) Ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam
👌.Saat matahari terbenam, bulan masih berada di atas ufuk (meskipun belum terlihat)
👌.Dengan metode ini, penentuan awal Ramadhan dapat diketahui jauh hari sebelumnya.
Kelebihan metode ini: Bersifat ilmiah dan konsisten Tidak tergantung cuaca atau pengamatan visual Jadwal dapat ditentukan jauh hari sebelumnya Berdasarkan ilmu falak yang telah berkembang sejak masa ulama Islam klasik
🌙4. Perbedaan Bukan untuk Perpecahan, Tapi Kekayaan Ijtihad
Perbedaan metode ini bukanlah kesalahan, melainkan bagian dari ijtihad ulama dalam memahami dalil dan memanfaatkan ilmu pengetahuan.
Semua metode memiliki tujuan yang sama, yaitu: Menentukan waktu ibadah dengan benar sesuai syariat.
Para ulama berbeda dalam metode, tetapi tetap bersatu dalam tujuan ibadah kepada Allah. Allah berfirman: “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)
🌙5. Sikap Seorang Muslim
Sebagai seorang Muslim, sikap terbaik adalah: Menghormati perbedaan yang ada Mengikuti keputusan otoritas yang diyakini Tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan
Tetap menjaga ukhuwah Islamiyah Karena pada hakikatnya, yang terpenting bukanlah kapan kita memulai puasa, tetapi bagaimana kita menjalani Ramadhan dengan iman, taqwa, dan keikhlasan.
25 Nabi dalam Islam – Detail Lengkap (Damai Kepada Mereka Semua) Gambar ini menyajikan nabi-nabi yang dihormati yang disebutkan dalam Islam, ditampilkan dalam urutan sejarah dari manusia pertama, Nabi Adam (AS), hingga Rasul terakhir, Nabi Muhammad (SAW). Di bawah ini adalah penjelasan yang jelas dan sederhana dari setiap nabi dan karakteristik utamanya. 1. Adam (AS) Manusia pertama dan nabi pertama. Allah menciptakan dia dari tanah liat dan mengajarinya ilmu. Dia adalah ayah dari semua kemanusiaan. 2. Idris (AS) dikenal karena kebijaksanaan dan pengetahuan nya. Ia sering digambarkan sebagai seorang pria yang berdedikasi untuk belajar dan menulis. 3. Nuh (Noah) (AS) Dikhotbah selama 950 tahun. Membangun Tabut atas perintah Allah dan selamat dari banjir besar bersama orang-orang beriman. 4. Hud (AS) Dikirim kepada kaum 'Ad. Dia memperingatkan mereka untuk menyembah hanya Allah dan meninggalkan kesombongan. 5. Salam (AS) Dikirim kepada kaum Thamud. Allah memberi mereka keajaiban unta betina sebagai tanda. 6. Ibrahim (Abraham) (AS) Dikenal sebagai “Ayah para nabi. ” Ia menunjukkan ketaatan sepenuhnya kepada Allah dan membangun Ka'bah bersama putranya Ismail. 7. Lut (Banyak) (AS) Berdakwah menentang amoralitas dan korupsi di komunitasnya. 8. Ismail (Ismael) (AS) Anak Ibrahim (AS). dikenal dengan kesabaran dan ketaatan. Membantu membangun Ka'bah. 9. Ishaq (Isaac) (AS) Anak Ibrahim (AS) dan ayah dari Yaqub (AS). Seorang nabi yang benar. 10. Yaqub (Jacob) (AS) Juga dikenal sebagai Israel. Ayah dari dua belas suku. dikenal karena kesabarannya. 11. Yusuf (Joseph) (AS) Dikenal karena kecantikan dan kebijaksanaan. Tafsir mimpi dan menjadi pemimpin di Mesir. 12. Ayyub (Pekerjaan) (AS) Terkenal karena kesabaran yang ekstrem selama sakit dan kesulitan. 13. Dhul-Kifl (AS) dikenal untuk kebenaran, keadilan, dan kesabaran. 14. Musa (AS) Berbicara langsung kepada Allah. Membawa anak Israel keluar dari Mesir. Menerima Taurat. 15. Harun (Aaron) (AS) Saudara Musa (AS). Mendukungnya dalam menyampaikan pesan. 16. Shuayb (AS) Meminta orang-orangnya untuk kejujuran dalam perdagangan dan keadilan. 17. Dawud (David) (AS) Seorang raja dan nabi. Menerima Zabur (Mazmur). Dikenal untuk keadilan dan suara yang indah. 18. Sulayman (Solomon) (AS) Putra Dawud (AS). Di beri kontrol atas angin dan jin oleh Allah. Dikenal untuk kebijaksanaan. 19. Ilyas (Elijah) (AS) Memanggil umatnya jauh dari penyembahan berhala. 20. Alyasa (Elisa) (AS) Melanjutkan misi Ilyas (AS). 21. Yunus (Jonah) (AS) Ditelan ikan besar setelah meninggalkan bangsanya. Dikenal karena taubat dan bertawakkal kepada Allah. 22 Zakariya (Zechariah) (AS) Berdoa untuk anak di masa tua. Ayah dari Yahya (AS). 23. Yahya (John) (AS) dikenal akan kemurnian dan iman yang kuat. 24. Isa (Yesus) (AS) Lahir secara ajaib untuk Maryam (AS). Melakukan keajaiban atas izin Allah. 25. Muhammad (SAW) Nabi terakhir dan rasul Allah. Menerima Al-Qur'an. Dikirim sebagai belas kasihan kepada semua umat manusia. Kesimpulan Semua nabi menyampaikan pesan inti yang sama: Sembahlah Allah semata dan hiduplah dengan benar. Mereka mengajarkan kesabaran, keadilan, kejujuran, iman, dan ketaatan kepada Allah. Meskipun mereka tinggal di waktu dan tempat yang berbeda, misi mereka adalah satu — membimbing kemanusiaan menuju kebenaran. Jika Anda mau, saya juga bisa menulis keterangan yang kuat untuk halaman media sosial Islam Anda yang secara emosional akan terhubung dengan pemirsa Anda.
Kenapa Allah Menciptakan Babi, Padahal Diharamkan untuk Dimakan?
Pertanyaan ini sering muncul:
“Kalau babi haram, kenapa Allah menciptakannya?”
“Kalau haram karena bahaya, kenapa ada yang makan puluhan tahun tapi sehat?”
Jawabannya tidak sesederhana soal sehat atau tidak, tapi tentang fungsi ciptaan, perlindungan, dan ketaatan.
1️⃣ Diciptakan Tidak Selalu Berarti Boleh Dikonsumsi
Allah berfirman: “Dialah Allah yang menciptakan segala sesuatu.” (QS. Az-Zumar: 62) Artinya: Semua makhluk ciptaan Allah Tapi tidak semua diciptakan untuk dimakan manusia Contohnya: Ular → ciptaan Allah, tapi bukan makanan Racun → ciptaan Allah, tapi bukan minuman Api → ciptaan Allah, tapi bukan untuk disentuh 📌 Babi tetap makhluk Allah, namun bukan untuk konsumsi Muslim.
2️⃣ Babi Punya Fungsi di Alam, Bukan di Piring Kita Secara alamiah, babi: Pemakan sisa & bangkai Membantu membersihkan limbah Bagian dari keseimbangan ekosistem 🐖 Jadi babi: ❌ Bukan makhluk sia-sia ❌ Tapi juga bukan makanan halal Allah menciptakan dengan fungsi, bukan selalu sesuai selera manusia.
3️⃣ Haram Itu Perlindungan, Bukan Kebencian Allah berfirman: “Diharamkan bagimu bangkai, darah, dan daging babi…” (QS. Al-Baqarah: 173)
Haram bukan berarti: Allah membenci makhluk-Nya Allah asal melarang Tapi: ➡️ Allah melindungi manusia dari sesuatu yang tidak baik bagi mereka
➡️ Baik yang kita pahami, maupun yang belum kita pahami
4️⃣ “Tapi Ada yang Makan Babi Puluhan Tahun dan Sehat?”
Ini penting diluruskan.
Tidak sakit bukan berarti aman. Contoh sederhana: Ada orang merokok puluhan tahun dan terlihat sehat Ada orang begadang tiap hari tapi masih kuat Ada orang makan gula berlebihan tapi kurus Apakah itu berarti: ➡️ rokok sehat? ➡️ begadang aman? ➡️ gula berlebihan halal?
❌ Tidak.
📌 Risiko tidak selalu muncul langsung 📌 Dampak bisa berbeda di tiap orang 📌 Pengalaman pribadi tidak bisa jadi standar hukum umum
Islam menetapkan hukum: 👉 untuk semua manusia, bukan pengecualian
5️⃣ Haram dalam Islam Bukan Cuma Soal Medis Dalam Islam, haram bisa karena: Kesehatan Kebersihan Karakter & fitrah Dampak spiritual Ujian ketaatan Artinya: 👉 Sekalipun ada orang yang “terlihat sehat”, 👉 larangan tetap berlaku karena dasarnya wahyu, bukan pengalaman pribadi.
6️⃣ Ukuran Benar–Salah Bukan Sekadar “Kelihatan Sehat” Kalau ukuran kebenaran hanya: “Yang penting sehat” Maka: Orang maksiat tapi kaya → dianggap benar? Orang zalim tapi panjang umur → dianggap aman? Padahal dalam Islam: ➡️ Ukuran utama = perintah Allah ➡️ Sehat hanyalah bonus, bukan patokan halal–haram
7️⃣ Intinya: Ini Tentang Ketaatan, Bukan Sekadar Logika
Iman itu diuji saat: Kita belum sepenuhnya paham alasannya Tapi tetap memilih taat
Islam bukan: “Kalau masuk akal, baru taat” Tapi: “Allah perintahkan, maka aku taat” Dan di situlah nilai iman.
Kesimpulan ✅ Allah menciptakan babi dengan fungsi di alam, bukan untuk dimakan
✅ Haram bukan karena benci, tapi karena menjaga manusia
✅ Ada orang makan babi lama dan terlihat sehat, tapi itu bukan standar kebenaran
✅ Halal–haram ditentukan wahyu, bukan pengalaman pribadi
✅ Dunia ini tempat ujian, bukan tempat bebas tanpa batas
Nabi Muhammad (SAW) bersabda: "Akan datang sekumpulan manusia dari arah Khorasan dengan bendera hitam. Mereka akan maju sedemikian rupa sehingga tidak ada yang dapat menghalang mereka..
mereka akan sampai ke Baytul Muqaddas (Jerusalem) dan mendirikan Khilafah Islam di sana." Hadis lain berkata: 'Apabila kamu melihat bendera hitam datang dari arah Khorasan, maka ikutilah mereka walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salji, kerana di antara mereka akan ada Khalifah Allah, Imam Mahdi".
Jika kau muslim Jangan alergi sama Khilafah, karena khilafah itu sebuah keniscayaan. Jangan sampai nanti akibat kebencianmu sama khilafah ketika nanti Imam mahdi muncul kau malah memusuhinya & berada di sisi dajjal dengan alasan nasionalisme, HAM atau gak mau dicap islam Radikal. Lebih memilih islam moderat sesuai kepentingan dajjal.
Kapal Perang di Teluk Parsi. Karpet Merah Buat Dajjal.
Bismillah.
Bila kita tengok berita pasal kapal perang US mula 'parking' menghala ke arah Iran, ada yang bercakap pasal minyak, pasal geopolitik, atau pasal siapa lagi kuat. Tapi bagi kita yang memerhati dari kacamata Eskatologi (Akhir Zaman), naratifnya jauh lebih dalam daripada sekadar politik dunia.
Jangan tertipu dengan ayat "misi keamanan" atau "kesejahteraan sejagat". Dalam hadis, fitnah Dajjal itu sifatnya memutarbelitkan realiti apa yang nampak macam air (syurga), itulah sebenarnya api (neraka). Dan apa yang dibawa atas nama "penyelamat" oleh kuasa besar hari ini, selalunya berakhir dengan darah dan debu.
Kenapa wilayah sekitar Iran/Iraq/Khurasan ini panas sangat?
1. Isfahan: Titik Mula yang Disebut Nabi Nabi SAW dah pesan, Dajjal akan muncul dengan diikuti 70,000 Yahudi dari Isfahan (wilayah di Iran). Adakah pergerakan ketenteraan hari ini satu kebetulan? Atau memang ada "tangan ghaib" yang tengah buat setup kawasan tersebut supaya jadi zon konflik paling panas sebelum kemunculan sosok itu?
2. Strategi "Chaos" (Kekacauan) Dajjal takkan muncul dalam dunia yang aman. Dia akan muncul bila manusia dah hilang punca, bila peperangan berlaku di mana-mana, dan bila sistem dunia dah lumpuh. Kehadiran kapal perang bukan untuk bawa damai, tapi untuk memacu chaos(huru hara). Bila dunia dah hancur, barulah "Sistem Dajjal" akan tawarkan penyelesaian palsu sebagai tuhan dunia.
3. Berebut 'Gunung Emas' di Sungai Furat Jangan lupa, tak jauh dari situ, Sungai Furat tengah mengering. Nabi sebut akan muncul gunung emas yang menyebabkan peperangan besar. Kehadiran kuasa besar di perairan Timur Tengah bukan sebab mereka peduli pasal demokrasi, tapi sebab mereka tahu "harta" akhir zaman bakal muncul dan mereka nak jadi yang pertama mengawalnya.
Kesimpulannya, Kita jangan jadi 'pak turut' yang percaya bulat-bulat naratif media Barat. Mereka mungkin rasa mereka yang rancang strategi, tapi hakikatnya mereka cuma watak-watak yang sedang melengkapkan nubuat Nabi SAW.
Jangan jadi penonton yang lalai. Setiap kali kita dengar berita tentang ancaman perang di Teluk Parsi, ingatlah bahawa jam eskatologi sedang berdetik. Kuasa besar dunia itu bukan penyelamat. Mereka hanyalah pemacu fitnah. Mereka sedang membina "karpet merah" untuk tuan mereka yang bermata satu.
Dajjal takkan muncul ketika dunia tengah aman minum kopi. Dia akan muncul bila manusia sudah putus asa dengan peperangan, bila kelaparan mencengkam, dan bila manusia sudah mula bertanya, "Di mana tuhan saat kita menderita?" Pada saat itulah, dia akan muncul membawa roti dan air, tapi harganya adalah IMAN KITA.
Dunia bukan makin baik, kawan-kawan. Ia sedang bersiap untuk satu fasa yang paling gelap dalam sejarah manusia.
Siapkan Al-Kahfi. Siapkan jiwa. Sebab saat "besi-besi" itu mula menyalak di lautan, mungkin itu tanda kekacauan yang besar makin hampir.
Ada keterangan sejarah tentang keadaan Ummu Jamil binti Harb (istri Abu Lahab) setelah matinya Abu Lahab, namun tidak dalam bentuk kisah panjang atau narasi dramatis, melainkan berupa fragmen-fragmen riwayat sejarah yang bersifat ringkas dan informatif. Tidak ada riwayat shahih yang meriwayatkan dialog atau monolog batinnya secara detail, tetapi garis besarnya dapat dijelaskan dengan cukup jelas.
Setelah Abu Lahab mati pasca-Perang Badar, posisi sosial Ummu Jamil di Mekah jatuh secara signifikan. Abu Lahab selama hidupnya adalah pelindung politik dan simbol statusnya. Ketika dia mati dalam keadaan hina ditelantarkan keluarganya sendiri karena penyakit menular, Ummu Jamil kehilangan sandaran utama baik secara ekonomi maupun prestise Quraisy. Dalam masyarakat Mekah yang sangat patriarkal dan berbasis perlindungan kabilah, kematian Abu Lahab berarti kehilangan perisai sosial.
Riwayat-riwayat sirah menyebutkan bahwa permusuhan Ummu Jamil terhadap Rasulullah Muhammad ﷺ tidak berubah hingga akhir hidupnya. Dia tetap berada di atas kekafirannya dan tidak tercatat pernah melunak, apalagi memeluk Islam.
Dalam tafsir klasik Ahlus Sunnah seperti Tafsir ath-Thabari, Ibn Katsir, dan al-Qurthubi, Ummu Jamil diposisikan sebagai figur yang secara konsisten memusuhi dakwah, sehingga Surah Al-Lahab dipahami mencakup kecaman moral dan simbolik yang terus melekat padanya, bukan hanya pada masa Abu Lahab hidup saja.
Tidak ada catatan bahwa Ummu Jamil memainkan peran politik atau sosial besar setelah kematian Abu Lahab. Berbeda dengan masa sebelumnya, ketika dia aktif menyebar hasutan dan gangguan terhadap Rasulullah Muhammad ﷺ, setelah Badar dan kematian Abu Lahab, aktivitasnya meredup. Ini sejalan dengan melemahnya posisi Quraisy secara umum dan menguatnya posisi kaum Muslimin.
Sejarah juga tidak mencatat adanya peristiwa khusus terkait kematiannya, waktu dan cara matinya tidak disebutkan secara jelas dalam sumber-sumber sirah yang mu’tabar.
Jadi, sejarah Ahlus Sunnah menggambarkan Ummu Jamil pasca-Abu Lahab sebagai figur yang tersisa dalam kehinaan sosial, kemarahan ideologis, dan keterasingan sejarah, tanpa taubat, tanpa rekonsiliasi, dan tanpa peran berarti hingga akhir hayatnya. Semua kisah rinci yang menggambarkan penyesalan mendalam, kegilaan, atau dialog emosional panjang biasanya berasal dari kisah populer atau sastra, bukan dari riwayat sejarah yang shahih.
Dikisahkan bahwa Unuq adalah salah satu putri dari Nabi Adam AS yang memiliki nasib dan karakter berbeda dari saudara-saudaranya yang lain. Berbeda dengan keturunan Adam lainnya yang lahir berpasangan (laki-laki dan perempuan), Unuq dikisahkan lahir sendirian tanpa saudara kembar.
Seiring pertumbuhannya, Unuq menjadi sosok yang membangkang dan menyimpang dari ajaran ayahnya. Dalam narasi legenda, ia digambarkan memiliki ciri fisik yang unik, seperti memiliki sepuluh jari di setiap tangannya yang masing-masing dilengkapi dengan kuku panjang yang tajam.
Unuq disebut-sebut sebagai perempuan pertama di bumi yang melakukan kemaksiatan secara terang-terangan dan memicu kerusakan moral di kalangan manusia awal.
Puncak dari kisahnya adalah ketika ia melahirkan seorang putra bernama Auj (Og) bin Unuq. Karena penyimpangannya, Auj lahir sebagai manusia raksasa dengan ukuran tubuh yang sangat dahsyat. Unuq sendiri dikisahkan tewas secara tragis sebagai bentuk azab;
riwayat menyebutkan bahwa Allah hewan buas atau serangan kawanan burung yang membinasakannya karena kejahatan yang ia lakukan di bumi.
Putranya, Auj bin Unuq, kemudian hidup hingga ribuan tahun (sekitar 4.500 tahun), melewati masa Nabi Nuh hingga akhirnya tewas di tangan Nabi Musa AS.
Sumber dan Autentisitas Kisah ini dapat ditemukan dalam beberapa karya literatur Islam klasik, namun perlu dicatat bahwa para ulama mengategorikannya sebagai Israiliyat (kisah-kisah yang bersumber dari tradisi Yahudi/Nasrani dan tidak memiliki sanad sahih dalam Islam).
Sumber-sumber yang mencantumkan kisah ini antara lain:
_ Kitab Tarikh al-Rusul wa al-Muluk karya Ibnu Jarir ath-Thabari. _ Kitab Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir (Beliau mencantumkan kisah ini namun sering memberikan catatan kritis mengenai kelemahannya). _ Kitab Tafsir al-Qurthubi pada bagian penjelasan mengenai raksasa atau kaum terdahulu. _ Ara’is al-Majalis karya Al-Tha'labi (kitab yang berisi kumpulan kisah para Nabi).
Catatan Penting: Para ulama hadits memperingatkan agar tidak meyakini detail fisik atau kejadian luar biasa dalam kisah ini secara mutlak karena tidak terdapat dalam Al-Qur'an maupun Hadits Nabi yang sahih.
Ketegangan Memanas: Drone Iran Pantau USS Abraham Lincoln di Laut Oman 🇮🇷🇺🇸
Laporan terbaru menyebutkan Iran telah mengerahkan sejumlah drone tempur jenis GAZA, yang dikabarkan masing-masing dipersenjatai delapan rudal berpemandu laser. Drone-drone ini disebut digunakan untuk melacak dan memantau kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, yang saat ini berada di perairan dekat Oman. Jaraknya tak main-main, lebih dari 700 kilometer dari garis pantai Iran. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kekuatan dan pesan strategis di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai kontak langsung, situasi ini memperlihatkan bagaimana teknologi militer modern mengubah peta konfrontasi global. Dunia kini menahan napas, menunggu apakah ini sekadar unjuk kemampuan… atau awal eskalasi yang lebih besar.
TEMAN BERKISAH
🌙Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan: Memahami Metode Rukyat Lokal, Rukyat Global, dan Hisab Falakiyah Muhammadiyah
::..
Masuknya bulan Ramadhan dan berakhirnya bulan suci ini bukan sekadar pergantian tanggal, tetapi merupakan penetapan ibadah besar yang menyangkut seluruh umat Islam. Sejak zaman Rasulullah ﷺ, umat Islam diajarkan untuk memperhatikan tanda-tanda alam dalam menentukan awal puasa dan hari raya. Dalam perkembangannya, para ulama menggunakan beberapa metode yang semuanya memiliki dasar syariat dan kajian ilmiah. Di antaranya adalah rukyat lokal, rukyat global, dan hisab falakiyah seperti yang digunakan Muhammadiyah.
🌙1. Metode Rukyat Lokal
Rukyat lokal adalah metode penentuan awal bulan hijriyah dengan melihat hilal (bulan sabit pertama) di wilayah masing-masing negara atau daerah.
Metode ini berdasarkan sabda Rasulullah ﷺ:
“Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam metode ini, jika hilal terlihat di suatu wilayah negara, maka seluruh wilayah negara tersebut mengikuti hasil rukyat tersebut. Namun jika hilal belum terlihat, maka bulan Sya’ban disempurnakan menjadi 30 hari.
Kelebihan metode ini:
Sesuai dengan praktik yang banyak digunakan oleh pemerintah negara-negara Muslim
Mempertimbangkan kondisi geografis lokal
Menggabungkan rukyat dengan bantuan ilmu astronomi modern
Metode ini digunakan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama.
🌙2. Metode Rukyat Global
Rukyat global adalah metode yang menetapkan awal Ramadhan berdasarkan terlihatnya hilal di mana saja di dunia oleh umat Islam yang terpercaya
Artinya, jika hilal sudah terlihat di satu negara Muslim, maka seluruh umat Islam di dunia dapat mengikuti hasil tersebut.
Dasarnya adalah keumuman hadits Rasulullah ﷺ yang memerintahkan berpuasa ketika hilal terlihat, tanpa membatasi wilayah tertentu.
Kelebihan metode ini:
Menyatukan umat Islam secara global
Menekankan persatuan umat tanpa batas geografis.
Banyak digunakan oleh sebagian ulama dan kelompok Islam internasional.
Namun, metode ini juga menghadapi tantangan karena perbedaan waktu dan posisi geografis bumi.
🌙3. Metode Hisab Falakiyah Muhammadiyah
Muhammadiyah menggunakan metode hisab falakiyah, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara ilmiah.
Muhammadiyah menggunakan kriteria yang disebut:
Wujudul Hilal
Artinya, awal bulan ditetapkan jika memenuhi tiga syarat:
👌.Telah terjadi ijtimak (konjungsi)
Ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam
👌.Saat matahari terbenam, bulan masih berada di atas ufuk (meskipun belum terlihat)
👌.Dengan metode ini, penentuan awal Ramadhan dapat diketahui jauh hari sebelumnya.
Kelebihan metode ini:
Bersifat ilmiah dan konsisten
Tidak tergantung cuaca atau pengamatan visual
Jadwal dapat ditentukan jauh hari sebelumnya
Berdasarkan ilmu falak yang telah berkembang sejak masa ulama Islam klasik
🌙4. Perbedaan Bukan untuk Perpecahan, Tapi Kekayaan Ijtihad
Perbedaan metode ini bukanlah kesalahan, melainkan bagian dari ijtihad ulama dalam memahami dalil dan memanfaatkan ilmu pengetahuan.
Semua metode memiliki tujuan yang sama, yaitu:
Menentukan waktu ibadah dengan benar sesuai syariat.
Para ulama berbeda dalam metode, tetapi tetap bersatu dalam tujuan ibadah kepada Allah.
Allah berfirman:
“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 185)
🌙5. Sikap Seorang Muslim
Sebagai seorang Muslim, sikap terbaik adalah:
Menghormati perbedaan yang ada
Mengikuti keputusan otoritas yang diyakini
Tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan
Tetap menjaga ukhuwah Islamiyah
Karena pada hakikatnya, yang terpenting bukanlah kapan kita memulai puasa, tetapi bagaimana kita menjalani Ramadhan dengan iman, taqwa, dan keikhlasan.
#MarhabanYaRamadhan #Ramadhan
3 days ago | [YT] | 54
View 2 replies
TEMAN BERKISAH
25 Nabi dalam Islam – Detail Lengkap (Damai Kepada Mereka Semua)
Gambar ini menyajikan nabi-nabi yang dihormati yang disebutkan dalam Islam, ditampilkan dalam urutan sejarah dari manusia pertama, Nabi Adam (AS), hingga Rasul terakhir, Nabi Muhammad (SAW). Di bawah ini adalah penjelasan yang jelas dan sederhana dari setiap nabi dan karakteristik utamanya.
1. Adam (AS)
Manusia pertama dan nabi pertama. Allah menciptakan dia dari tanah liat dan mengajarinya ilmu. Dia adalah ayah dari semua kemanusiaan.
2. Idris (AS)
dikenal karena kebijaksanaan dan pengetahuan nya. Ia sering digambarkan sebagai seorang pria yang berdedikasi untuk belajar dan menulis.
3. Nuh (Noah) (AS)
Dikhotbah selama 950 tahun. Membangun Tabut atas perintah Allah dan selamat dari banjir besar bersama orang-orang beriman.
4. Hud (AS)
Dikirim kepada kaum 'Ad. Dia memperingatkan mereka untuk menyembah hanya Allah dan meninggalkan kesombongan.
5. Salam (AS)
Dikirim kepada kaum Thamud. Allah memberi mereka keajaiban unta betina sebagai tanda.
6. Ibrahim (Abraham) (AS)
Dikenal sebagai “Ayah para nabi. ” Ia menunjukkan ketaatan sepenuhnya kepada Allah dan membangun Ka'bah bersama putranya Ismail.
7. Lut (Banyak) (AS)
Berdakwah menentang amoralitas dan korupsi di komunitasnya.
8. Ismail (Ismael) (AS)
Anak Ibrahim (AS). dikenal dengan kesabaran dan ketaatan. Membantu membangun Ka'bah.
9. Ishaq (Isaac) (AS)
Anak Ibrahim (AS) dan ayah dari Yaqub (AS). Seorang nabi yang benar.
10. Yaqub (Jacob) (AS)
Juga dikenal sebagai Israel. Ayah dari dua belas suku. dikenal karena kesabarannya.
11. Yusuf (Joseph) (AS)
Dikenal karena kecantikan dan kebijaksanaan. Tafsir mimpi dan menjadi pemimpin di Mesir.
12. Ayyub (Pekerjaan) (AS)
Terkenal karena kesabaran yang ekstrem selama sakit dan kesulitan.
13. Dhul-Kifl (AS)
dikenal untuk kebenaran, keadilan, dan kesabaran.
14. Musa (AS)
Berbicara langsung kepada Allah. Membawa anak Israel keluar dari Mesir. Menerima Taurat.
15. Harun (Aaron) (AS)
Saudara Musa (AS). Mendukungnya dalam menyampaikan pesan.
16. Shuayb (AS)
Meminta orang-orangnya untuk kejujuran dalam perdagangan dan keadilan.
17. Dawud (David) (AS)
Seorang raja dan nabi. Menerima Zabur (Mazmur). Dikenal untuk keadilan dan suara yang indah.
18. Sulayman (Solomon) (AS)
Putra Dawud (AS). Di beri kontrol atas angin dan jin oleh Allah. Dikenal untuk kebijaksanaan.
19. Ilyas (Elijah) (AS)
Memanggil umatnya jauh dari penyembahan berhala.
20. Alyasa (Elisa) (AS)
Melanjutkan misi Ilyas (AS).
21. Yunus (Jonah) (AS)
Ditelan ikan besar setelah meninggalkan bangsanya. Dikenal karena taubat dan bertawakkal kepada Allah.
22 Zakariya (Zechariah) (AS)
Berdoa untuk anak di masa tua. Ayah dari Yahya (AS).
23. Yahya (John) (AS)
dikenal akan kemurnian dan iman yang kuat.
24. Isa (Yesus) (AS)
Lahir secara ajaib untuk Maryam (AS). Melakukan keajaiban atas izin Allah.
25. Muhammad (SAW)
Nabi terakhir dan rasul Allah. Menerima Al-Qur'an. Dikirim sebagai belas kasihan kepada semua umat manusia.
Kesimpulan
Semua nabi menyampaikan pesan inti yang sama:
Sembahlah Allah semata dan hiduplah dengan benar.
Mereka mengajarkan kesabaran, keadilan, kejujuran, iman, dan ketaatan kepada Allah. Meskipun mereka tinggal di waktu dan tempat yang berbeda, misi mereka adalah satu — membimbing kemanusiaan menuju kebenaran.
Jika Anda mau, saya juga bisa menulis keterangan yang kuat untuk halaman media sosial Islam Anda yang secara emosional akan terhubung dengan pemirsa Anda.
4 days ago | [YT] | 63
View 9 replies
TEMAN BERKISAH
Kenapa Allah Menciptakan Babi, Padahal Diharamkan untuk Dimakan?
Pertanyaan ini sering muncul:
“Kalau babi haram, kenapa Allah menciptakannya?”
“Kalau haram karena bahaya, kenapa ada yang makan puluhan tahun tapi sehat?”
Jawabannya tidak sesederhana soal sehat atau tidak, tapi tentang fungsi ciptaan, perlindungan, dan ketaatan.
1️⃣ Diciptakan Tidak Selalu Berarti Boleh Dikonsumsi
Allah berfirman:
“Dialah Allah yang menciptakan segala sesuatu.”
(QS. Az-Zumar: 62)
Artinya:
Semua makhluk ciptaan Allah
Tapi tidak semua diciptakan untuk dimakan manusia
Contohnya:
Ular → ciptaan Allah, tapi bukan makanan
Racun → ciptaan Allah, tapi bukan minuman
Api → ciptaan Allah, tapi bukan untuk disentuh
📌 Babi tetap makhluk Allah, namun bukan untuk konsumsi Muslim.
2️⃣ Babi Punya Fungsi di Alam, Bukan di Piring Kita
Secara alamiah, babi:
Pemakan sisa & bangkai
Membantu membersihkan limbah
Bagian dari keseimbangan ekosistem
🐖 Jadi babi:
❌ Bukan makhluk sia-sia
❌ Tapi juga bukan makanan halal
Allah menciptakan dengan fungsi, bukan selalu sesuai selera manusia.
3️⃣ Haram Itu Perlindungan, Bukan Kebencian
Allah berfirman:
“Diharamkan bagimu bangkai, darah, dan daging babi…”
(QS. Al-Baqarah: 173)
Haram bukan berarti:
Allah membenci makhluk-Nya
Allah asal melarang
Tapi:
➡️ Allah melindungi manusia dari sesuatu yang tidak baik bagi mereka
➡️ Baik yang kita pahami, maupun yang belum kita pahami
4️⃣ “Tapi Ada yang Makan Babi Puluhan Tahun dan Sehat?”
Ini penting diluruskan.
Tidak sakit bukan berarti aman.
Contoh sederhana:
Ada orang merokok puluhan tahun dan terlihat sehat
Ada orang begadang tiap hari tapi masih kuat
Ada orang makan gula berlebihan tapi kurus
Apakah itu berarti:
➡️ rokok sehat?
➡️ begadang aman?
➡️ gula berlebihan halal?
❌ Tidak.
📌 Risiko tidak selalu muncul langsung
📌 Dampak bisa berbeda di tiap orang
📌 Pengalaman pribadi tidak bisa jadi standar hukum umum
Islam menetapkan hukum: 👉 untuk semua manusia, bukan pengecualian
5️⃣ Haram dalam Islam Bukan Cuma Soal Medis
Dalam Islam, haram bisa karena:
Kesehatan
Kebersihan
Karakter & fitrah
Dampak spiritual
Ujian ketaatan
Artinya: 👉 Sekalipun ada orang yang “terlihat sehat”,
👉 larangan tetap berlaku karena dasarnya wahyu, bukan pengalaman pribadi.
6️⃣ Ukuran Benar–Salah Bukan Sekadar “Kelihatan Sehat”
Kalau ukuran kebenaran hanya:
“Yang penting sehat”
Maka:
Orang maksiat tapi kaya → dianggap benar?
Orang zalim tapi panjang umur → dianggap aman?
Padahal dalam Islam:
➡️ Ukuran utama = perintah Allah
➡️ Sehat hanyalah bonus, bukan patokan halal–haram
7️⃣ Intinya: Ini Tentang Ketaatan, Bukan Sekadar Logika
Iman itu diuji saat:
Kita belum sepenuhnya paham alasannya
Tapi tetap memilih taat
Islam bukan:
“Kalau masuk akal, baru taat”
Tapi:
“Allah perintahkan, maka aku taat”
Dan di situlah nilai iman.
Kesimpulan
✅ Allah menciptakan babi dengan fungsi di alam, bukan untuk dimakan
✅ Haram bukan karena benci, tapi karena menjaga manusia
✅ Ada orang makan babi lama dan terlihat sehat, tapi itu bukan standar kebenaran
✅ Halal–haram ditentukan wahyu, bukan pengalaman pribadi
✅ Dunia ini tempat ujian, bukan tempat bebas tanpa batas
6 days ago | [YT] | 47
View 6 replies
TEMAN BERKISAH
Nabi Muhammad (SAW) bersabda: "Akan datang sekumpulan manusia dari arah Khorasan dengan bendera hitam. Mereka akan maju sedemikian rupa sehingga tidak ada yang dapat menghalang mereka..
mereka akan sampai ke Baytul Muqaddas (Jerusalem) dan mendirikan Khilafah Islam di sana." Hadis lain berkata: 'Apabila kamu melihat bendera hitam datang dari arah Khorasan, maka ikutilah mereka walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salji, kerana di antara mereka akan ada Khalifah Allah, Imam Mahdi".
Jika kau muslim Jangan alergi sama Khilafah, karena khilafah itu sebuah keniscayaan. Jangan sampai nanti akibat kebencianmu sama khilafah ketika nanti Imam mahdi muncul kau malah memusuhinya & berada di sisi dajjal dengan alasan nasionalisme, HAM atau gak mau dicap islam Radikal. Lebih memilih islam moderat sesuai kepentingan dajjal.
1 week ago | [YT] | 62
View 5 replies
TEMAN BERKISAH
Kapal Perang di Teluk Parsi. Karpet Merah Buat Dajjal.
Bismillah.
Bila kita tengok berita pasal kapal perang US mula 'parking' menghala ke arah Iran, ada yang bercakap pasal minyak, pasal geopolitik, atau pasal siapa lagi kuat. Tapi bagi kita yang memerhati dari kacamata Eskatologi (Akhir Zaman), naratifnya jauh lebih dalam daripada sekadar politik dunia.
Jangan tertipu dengan ayat "misi keamanan" atau "kesejahteraan sejagat". Dalam hadis, fitnah Dajjal itu sifatnya memutarbelitkan realiti apa yang nampak macam air (syurga), itulah sebenarnya api (neraka). Dan apa yang dibawa atas nama "penyelamat" oleh kuasa besar hari ini, selalunya berakhir dengan darah dan debu.
Kenapa wilayah sekitar Iran/Iraq/Khurasan ini panas sangat?
1. Isfahan: Titik Mula yang Disebut Nabi Nabi SAW dah pesan, Dajjal akan muncul dengan diikuti 70,000 Yahudi dari Isfahan (wilayah di Iran). Adakah pergerakan ketenteraan hari ini satu kebetulan? Atau memang ada "tangan ghaib" yang tengah buat setup kawasan tersebut supaya jadi zon konflik paling panas sebelum kemunculan sosok itu?
2. Strategi "Chaos" (Kekacauan) Dajjal takkan muncul dalam dunia yang aman. Dia akan muncul bila manusia dah hilang punca, bila peperangan berlaku di mana-mana, dan bila sistem dunia dah lumpuh. Kehadiran kapal perang bukan untuk bawa damai, tapi untuk memacu chaos(huru hara). Bila dunia dah hancur, barulah "Sistem Dajjal" akan tawarkan penyelesaian palsu sebagai tuhan dunia.
3. Berebut 'Gunung Emas' di Sungai Furat Jangan lupa, tak jauh dari situ, Sungai Furat tengah mengering. Nabi sebut akan muncul gunung emas yang menyebabkan peperangan besar. Kehadiran kuasa besar di perairan Timur Tengah bukan sebab mereka peduli pasal demokrasi, tapi sebab mereka tahu "harta" akhir zaman bakal muncul dan mereka nak jadi yang pertama mengawalnya.
Kesimpulannya, Kita jangan jadi 'pak turut' yang percaya bulat-bulat naratif media Barat. Mereka mungkin rasa mereka yang rancang strategi, tapi hakikatnya mereka cuma watak-watak yang sedang melengkapkan nubuat Nabi SAW.
Jangan jadi penonton yang lalai. Setiap kali kita dengar berita tentang ancaman perang di Teluk Parsi, ingatlah bahawa jam eskatologi sedang berdetik. Kuasa besar dunia itu bukan penyelamat. Mereka hanyalah pemacu fitnah. Mereka sedang membina "karpet merah" untuk tuan mereka yang bermata satu.
Dajjal takkan muncul ketika dunia tengah aman minum kopi. Dia akan muncul bila manusia sudah putus asa dengan peperangan, bila kelaparan mencengkam, dan bila manusia sudah mula bertanya, "Di mana tuhan saat kita menderita?" Pada saat itulah, dia akan muncul membawa roti dan air, tapi harganya adalah IMAN KITA.
Dunia bukan makin baik, kawan-kawan. Ia sedang bersiap untuk satu fasa yang paling gelap dalam sejarah manusia.
Siapkan Al-Kahfi. Siapkan jiwa. Sebab saat "besi-besi" itu mula menyalak di lautan, mungkin itu tanda kekacauan yang besar makin hampir.
Bukan untuk menakutkan, tapi untuk menyedarkan.
Wallahu A'lam
-Teman Berkisah
2 weeks ago | [YT] | 37
View 2 replies
TEMAN BERKISAH
Tata Cara+ Mandi Junub
(Mandi Wajib)
Sesuai Sunnah
1. Niat dalam Hati
Niat: Menghilangkan hadas beser karena Allah Ta'ala."
2. Baca Basmalah
بسم الشلل : Ucapkan
3. Cuci Tangan 3x
Basuh kedua tangan 3 kali
4. Bersihkan Kemaluan
Cuci area kemaluan hingga bersih
5. Berwudhu
Lakukan wudu seperti untuk shalat
6. Guyur Kepala 3x
Siram kepala 3 kali
7. Siram Seluruh Tubuh
Siram badan sisi kanan lalu kiri
Pastikan basuh:
Ketiak
Pusar
Lipatan & Sela Jari
8. Basuh Kaki
Cuci kedua kaki jika belum dibasuh
Niat + Air Merata ke Seluruh Tubuh
Syarat Sah Mandi Junub
Air Suci & Menyucikan
#fotofyp
#mandijunub
#tatacaramandijunub
3 weeks ago | [YT] | 52
View 5 replies
TEMAN BERKISAH
Setelah Abu Lahab Mati, Gimana Keadaan Istrinya?
Ada keterangan sejarah tentang keadaan Ummu Jamil binti Harb (istri Abu Lahab) setelah matinya Abu Lahab, namun tidak dalam bentuk kisah panjang atau narasi dramatis, melainkan berupa fragmen-fragmen riwayat sejarah yang bersifat ringkas dan informatif. Tidak ada riwayat shahih yang meriwayatkan dialog atau monolog batinnya secara detail, tetapi garis besarnya dapat dijelaskan dengan cukup jelas.
Setelah Abu Lahab mati pasca-Perang Badar, posisi sosial Ummu Jamil di Mekah jatuh secara signifikan. Abu Lahab selama hidupnya adalah pelindung politik dan simbol statusnya. Ketika dia mati dalam keadaan hina ditelantarkan keluarganya sendiri karena penyakit menular, Ummu Jamil kehilangan sandaran utama baik secara ekonomi maupun prestise Quraisy. Dalam masyarakat Mekah yang sangat patriarkal dan berbasis perlindungan kabilah, kematian Abu Lahab berarti kehilangan perisai sosial.
Riwayat-riwayat sirah menyebutkan bahwa permusuhan Ummu Jamil terhadap Rasulullah Muhammad ﷺ tidak berubah hingga akhir hidupnya. Dia tetap berada di atas kekafirannya dan tidak tercatat pernah melunak, apalagi memeluk Islam.
Dalam tafsir klasik Ahlus Sunnah seperti Tafsir ath-Thabari, Ibn Katsir, dan al-Qurthubi, Ummu Jamil diposisikan sebagai figur yang secara konsisten memusuhi dakwah, sehingga Surah Al-Lahab dipahami mencakup kecaman moral dan simbolik yang terus melekat padanya, bukan hanya pada masa Abu Lahab hidup saja.
Tidak ada catatan bahwa Ummu Jamil memainkan peran politik atau sosial besar setelah kematian Abu Lahab. Berbeda dengan masa sebelumnya, ketika dia aktif menyebar hasutan dan gangguan terhadap Rasulullah Muhammad ﷺ, setelah Badar dan kematian Abu Lahab, aktivitasnya meredup. Ini sejalan dengan melemahnya posisi Quraisy secara umum dan menguatnya posisi kaum Muslimin.
Sejarah juga tidak mencatat adanya peristiwa khusus terkait kematiannya, waktu dan cara matinya tidak disebutkan secara jelas dalam sumber-sumber sirah yang mu’tabar.
Jadi, sejarah Ahlus Sunnah menggambarkan Ummu Jamil pasca-Abu Lahab sebagai figur yang tersisa dalam kehinaan sosial, kemarahan ideologis, dan keterasingan sejarah, tanpa taubat, tanpa rekonsiliasi, dan tanpa peran berarti hingga akhir hayatnya. Semua kisah rinci yang menggambarkan penyesalan mendalam, kegilaan, atau dialog emosional panjang biasanya berasal dari kisah populer atau sastra, bukan dari riwayat sejarah yang shahih.
#temanberkisah
3 weeks ago | [YT] | 38
View 0 replies
TEMAN BERKISAH
Like jika kamu mencintai Rasulullah
3 weeks ago | [YT] | 147
View 0 replies
TEMAN BERKISAH
Kisah Unuq binti Adam
Dikisahkan bahwa Unuq adalah salah satu putri dari Nabi Adam AS yang memiliki nasib dan karakter berbeda dari saudara-saudaranya yang lain. Berbeda dengan keturunan Adam lainnya yang lahir berpasangan (laki-laki dan perempuan), Unuq dikisahkan lahir sendirian tanpa saudara kembar.
Seiring pertumbuhannya, Unuq menjadi sosok yang membangkang dan menyimpang dari ajaran ayahnya. Dalam narasi legenda, ia digambarkan memiliki ciri fisik yang unik, seperti memiliki sepuluh jari di setiap tangannya yang masing-masing dilengkapi dengan kuku panjang yang tajam.
Unuq disebut-sebut sebagai perempuan pertama di bumi yang melakukan kemaksiatan secara terang-terangan dan memicu kerusakan moral di kalangan manusia awal.
Puncak dari kisahnya adalah ketika ia melahirkan seorang putra bernama Auj (Og) bin Unuq. Karena penyimpangannya, Auj lahir sebagai manusia raksasa dengan ukuran tubuh yang sangat dahsyat. Unuq sendiri dikisahkan tewas secara tragis sebagai bentuk azab;
riwayat menyebutkan bahwa Allah hewan buas atau serangan kawanan burung yang membinasakannya karena kejahatan yang ia lakukan di bumi.
Putranya, Auj bin Unuq, kemudian hidup hingga ribuan tahun (sekitar 4.500 tahun), melewati masa Nabi Nuh hingga akhirnya tewas di tangan Nabi Musa AS.
Sumber dan Autentisitas
Kisah ini dapat ditemukan dalam beberapa karya literatur Islam klasik, namun perlu dicatat bahwa para ulama mengategorikannya sebagai Israiliyat (kisah-kisah yang bersumber dari tradisi Yahudi/Nasrani dan tidak memiliki sanad sahih dalam Islam).
Sumber-sumber yang mencantumkan kisah ini antara lain:
_ Kitab Tarikh al-Rusul wa al-Muluk karya Ibnu Jarir ath-Thabari.
_ Kitab Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir (Beliau mencantumkan kisah ini namun sering memberikan catatan kritis mengenai kelemahannya).
_ Kitab Tafsir al-Qurthubi pada bagian penjelasan mengenai raksasa atau kaum terdahulu.
_ Ara’is al-Majalis karya Al-Tha'labi (kitab yang berisi kumpulan kisah para Nabi).
Catatan Penting: Para ulama hadits memperingatkan agar tidak meyakini detail fisik atau kejadian luar biasa dalam kisah ini secara mutlak karena tidak terdapat dalam Al-Qur'an maupun Hadits Nabi yang sahih.
Gambar hanya ilustrasi belaka.
#KisahNabi #NabiAdam #Unuq #Sejarahzamandulu
3 weeks ago | [YT] | 30
View 0 replies
TEMAN BERKISAH
Ketegangan Memanas: Drone Iran Pantau USS Abraham Lincoln di Laut Oman 🇮🇷🇺🇸
Laporan terbaru menyebutkan Iran telah mengerahkan sejumlah drone tempur jenis GAZA, yang dikabarkan masing-masing dipersenjatai delapan rudal berpemandu laser. Drone-drone ini disebut digunakan untuk melacak dan memantau kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, yang saat ini berada di perairan dekat Oman.
Jaraknya tak main-main, lebih dari 700 kilometer dari garis pantai Iran. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kekuatan dan pesan strategis di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai kontak langsung, situasi ini memperlihatkan bagaimana teknologi militer modern mengubah peta konfrontasi global. Dunia kini menahan napas, menunggu apakah ini sekadar unjuk kemampuan… atau awal eskalasi yang lebih besar.
#Iran #AmerikaSerikat #USSAbrahamLincoln #DroneMiliter #KeteganganTimurTengah #Geopolitik #BeritaDunia #MiliterGlobal #LautOman #WorldTension
3 weeks ago | [YT] | 38
View 1 reply
Load more