DI butuhkan refleksi tertawa agar otot tidak tegang


Koko away

Peribahasa “siapa yang menanam dialah yang menuai” mengajarkan bahwa setiap perbuatan akan membawa akibatnya sendiri. Apabila Kebaikan yang ditanam dengan usaha dan kesabaran maka akan menghasilkan kebaikan pula, begitu juga sebaliknya. Apabilla yang kita lakukan hari ini, itulah yang akan kita rasakan di kemudian hari

1 month ago | [YT] | 0

Koko away

PRIBAHASA air beriak tandanya tak dalam menggambarkan seseorang yang banyak bicara, suka menonjolkan diri, namun sebenarnya pengetahuannya dangkal. Sebaliknya, orang yang berilmu dan bijaksana biasanya lebih tenang, rendah hati, dan tidak suka pamer kemampuan. Peribahasa ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai sikap sederhana dan tidak mudah terpesona oleh kata-kata

1 month ago | [YT] | 0

Koko away

Peribahasa “semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak” menggambarkan sikap seseorang yang mudah melihat dan membesar-besarkan kesalahan kecil orang lain, tetapi tidak mampu menyadari kesalahan besar yang ada pada dirinya sendiri. Peribahasa ini mengajarkan pentingnya introspeksi dan kejujuran dalam menilai diri sebelum menghakimi orang lain.

1 month ago | [YT] | 0

Koko away

mengajarkan kita untuk selalu bersiap sebelum masalah datang. Dengan persiapan yang matang, segala kesulitan dapat dihadapi dengan lebih tenang dan bijaksana, tanpa penyesalan di kemudian hari.

1 month ago | [YT] | 0

Koko away

“tak ada gading yang tak retak” memiliki arti bahwa tidak ada manusia atau sesuatu pun yang sempurna. Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelemahan, sehingga kita diajarkan untuk saling memahami, memaafkan, dan tidak terlalu menuntut kesempurnaan.

1 month ago | [YT] | 0

Koko away

Makin tua makin jadi

4 months ago | [YT] | 0

Koko away

Mengingat sejarah tentang Pahlawan Pattimura
Kapitan Pattimura, yang bernama asli Thomas Matulessy, lahir pada 8 Juni 1783 di Pulau Seram, Maluku. Ia dikenal sebagai seorang pejuang besar dari Maluku yang memimpin rakyat dalam perlawanan melawan penjajahan Belanda.

Sejak kecil, Pattimura hidup dalam suasana penindasan kolonial. Belanda melalui VOC dan kemudian pemerintah Hindia Belanda, memberlakukan monopoli perdagangan rempah yang menindas rakyat Maluku. Rakyat dipaksa menyerahkan hasil bumi dengan harga rendah, sementara mereka menderita kelaparan dan kemiskinan.

Pada 1817, Pattimura bangkit memimpin rakyat Maluku melawan Belanda. Ia bersama para pejuang mendirikan benteng pertahanan di Benteng Duurstede, Saparua. Pada tanggal 16 Mei 1817, pasukan Pattimura berhasil merebut benteng tersebut dan menewaskan Residen Belanda, Johannes van den Berg. Kemenangan ini membangkitkan semangat perlawanan rakyat Maluku di berbagai daerah.

Namun, Belanda tidak tinggal diam. Mereka mengerahkan pasukan yang jauh lebih besar untuk memadamkan perlawanan. Setelah melalui pertempuran sengit dan pengkhianatan, Pattimura akhirnya tertangkap pada 11 November 1817.

Pada tanggal 16 Desember 1817, Kapitan Pattimura bersama kawan-kawannya dihukum gantung di alun-alun Ambon. Meski demikian, semangat perjuangannya tidak pernah padam. Ia menjadi simbol keberanian, kepemimpinan, dan tekad rakyat Maluku dalam menentang penindasan.

Atas jasanya, pemerintah Indonesia menetapkan Kapitan Pattimura sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1973. Namanya diabadikan dalam berbagai bentuk penghormatan, termasuk pada uang kertas Rp1.000 keluaran lama dan nama-nama jalan serta gedung di berbagai daerah.


---

👉 Kapitan Pattimura adalah lambang perlawanan rakyat Maluku terhadap kolonialisme, serta teladan keberanian dan cinta tanah air.

5 months ago | [YT] | 0

Koko away

Wakil rakyat gak bonafit

5 months ago | [YT] | 1

Koko away

CARNAVAL

6 months ago (edited) | [YT] | 0

Koko away

Kuli bangunan

6 months ago | [YT] | 0