Ya Hayyu Ya Qayyum Birahmatika Astaghits | Dzikir Penenang Hati & Pembuka Pertolongan Allah
Dzikir “Ya Hayyu Ya Qayyum Birahmatika Astaghits Wa Ashlihli Sya’ni Kullah Wa La Takilni Ila Nafsi Tharfata ‘Ainin Abada” adalah salah satu doa dan dzikir paling dalam maknanya, paling kuat kandungannya, serta paling sering diamalkan oleh Rasulullah ﷺ dan para ulama ketika menghadapi kesulitan hidup, kelelahan batin, dan kondisi hati yang berat. Video ini menghadirkan lantunan dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum dengan irama yang lembut, tenang, dan penuh kekhusyukan, agar dapat menjadi penenang hati, penguat iman, serta pembuka pertolongan Allah bagi siapa pun yang mendengarkannya.
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, kecemasan, dan tuntutan, banyak hati yang merasa lelah tanpa tahu harus mengadu kepada siapa. Dzikir ini hadir sebagai jalan kembali kepada Allah, tempat bergantung yang sejati, tempat mengadu tanpa batas, dan sumber ketenangan yang tidak pernah habis.
Dzikir ini bukan sekadar lantunan kata, melainkan pengakuan kelemahan seorang hamba, sekaligus deklarasi tawakal dan kepasrahan total kepada Allah Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus seluruh makhluk-Nya.
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
(Yaa Hayyu Yaa Qayyuum, Birahmatika astaghiits, wa aṣlih lii sya’nii kullah, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘aynin abadaa) “Wahai Dzat Yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri (Mengurus segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan.
Perbaikilah seluruh urusanku, dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata pun.”
Dzikir ini diriwayatkan sebagai doa yang sering dibaca Rasulullah, terutama ketika beliau menghadapi kondisi berat, kelelahan, atau kesedihan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah mengajarkan doa ini kepada para sahabat sebagai doa inti untuk memohon pertolongan Allah.
Para ulama besar seperti Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebut bahwa dua nama Allah: Al-Hayyu dan Al-Qayyum adalah inti dari Asmaul Husna, karena mencakup seluruh sifat kesempurnaan Allah. Bahkan Ayat Kursi pun dibuka dengan dua nama agung ini.
Allah berfirman: “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri.” (QS. Al-Baqarah: 255)
Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Hayyu dan Al-Qayyum adalah dua nama Allah yang sangat agung, dan barang siapa berdoa dengan menyebut nama-nama Allah yang agung, maka doanya memiliki keutamaan besar.
Rasulullah bersabda bahwa doa dengan menyebut Asmaul Husna adalah doa yang paling dicintai Allah. Dalam riwayat lain, Nabi mengajarkan doa ini kepada putrinya, Fatimah radhiyallahu ‘anha, sebagai doa perlindungan dari kelelahan hidup.
Para ulama menyebut dzikir ini sebagai:
✔Doa saat kondisi darurat
✔Doa kepasrahan total
✔Doa pembuka pertolongan Allah
Video ini dibuat sebagai media dzikir, refleksi diri, dan healing Islami, tanpa unsur musik yang berlebihan, agar pendengar dapat fokus kepada makna doa dan menghadirkan kekhusyukan.
Jika video ini bermanfaat, silakan like, share, dan subscribe, agar lebih banyak orang merasakan ketenangan yang sama.
#YaHayyuYaQayyum
#DzikirPenenangHati
#DoaHarian
#HealingIslamic
#DzikirMustajab
#KetenanganBatin
#DoaPembukaRezeki
#DzikirIslam
#DoaSaatSedih
#IslamicReminder